4 Tahap Perkembangan Komunikasi Anak Autis

Kemampuan bersosialisasi dan berkomunikasi anak dengan sindrom autis memang berbeda dari anak kebanyakan. Mereka cenderung menyendiri dan menganggap orang lain bukan sebagai subjek yang dapat berinteraksi dan berkomunikasi.

Sosialisasi dan komunikasi memiliki pengaruh satu sama lain, bila komunikasi tidak berkembang maka seorang anak akan mengalami kesulitan bersosialisasi, demikian juga sebaliknya. Hampir semua orang tua mengalami kesulitan berkomunikasi dengan anak-anak autis.

Untuk itu, Anda juga perlu mengetahui seberapa besar kemampuan berkomunikasi Si Kecil dengan empat kriteria yang dibuat oleh Fern Sussman, pakar Speech Pathology dari University of Toronto, berikut ini:

1. The Own Agenda Stage
Pada tahap ini, anak dengan sindrom autis cenderung bermain sendiri dan tidak tertarik pada orang sekitar. Biasanya di tahap ini, anak baru dapat berinteraksi dengan baik pada orang-orang yang sudah dikenalnya. Ia akan menangis, marah, ataupun menolak berkegiatan bila merasa terganggu aktivitasnya.

2. The Requester Stage
Tahap ini, anak sudah menyadari bahwa perilakunya berdampak pada orang lain. Bila ia menginginkan sesuatu, biasanya anak menarik tangan dan menunjuk benda yang ia inginkan. Anak pun sudah mulai membuat suara untuk menenangkan dirinya dan mengerti perintah sederhana. Kegiatan yang disukai saat berinteraksi masih bersifat fisik seperti cilukba, berlari bersama, dan tertawa bersama.

3. The Early Communication Stage
Pada tahap ini, kemampuan berkomunikasi anak autis sudah mulai melibatkan gerakan, suara, dan gambar. Anak sudah dapat berkomunikasi lebih lama, dan menggunakan media khusus untuk berkomunikasi dengan orang lain mengenai kebutuhannya. Walaupun komunikasinya masih terbatas seperti ingin makan atau minum dan melakukan permainan yang ia sukai, ia sudah mulai memahami kalimat dan isyarat visual sederhana.

4. The Partner Stage
Di tahap keempat ini, kemampuan bicaranya sudah semakin baik, ia mampu melakukan percakapan sederhana dengan orang lain. Anak autisme di tahap ini pun sudah mulai mampu mengungkapkan perasaan dan kejadian yang telah terjadi secara langsung maupun melalui media seperti tulisan atau gambar. Namun, mereka masih cenderung menghafal kalimat dan kesulitan membuat topik baru dalam percakapan. (anggita/dok.visualphotos)

About bintanggemerlap

Blog ini dibuat untuk memberikan tips dan trik merawat anak, serta untuk mengembangkan budaya anak-anak kembali jaya contohnya dibidang lagu anak anak dan permainan anak-anak yang mungkin bisa dikatakan sudah hilang saat ini.

Posted on October 31, 2012, in My Post and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: